Portal Komunitas Motor Matic Indonesia :: www.maticholic.com

Switch to desktop Register Login

Rumah CVT Matic Penentu Laju

<

Share this post

rumah CVTKorek atau meningkatkan tenaga skubek tidak bisa melulu fokus di mesin. Harus didukung juga permainan di rumah CVT (Continously Variable Trasmision) agar bisa mengimbangi power yang sudah melonjak. Untuk itu wajib tahu cara kerja CVT dan apa saja yang harus diakali. 

Sekarang coba kenalan sekaligus lihat apa saja komponen pendukung akselerasi yang ada di dalam rumah CVT. Tapi, karena komponennya banyak, tulisan ini dibikin continue alias bersambung?

Oke kan!

 

 

 

SECONDARY SLIDING SHEAVE

CVTPeranti ini berfungsi untuk menekan kampas kopling otomatis yang ada di rumah CVT. Berbentuk layaknya mangkuk, di bagian tengah terdapat tiga lubang pin guide (pin pengunci kampas kopling) yang nantinya bakal menggerakan kopling sesuai putaran belt CVT dan rpm mesin.

“Tapi, nggak sedikit ditemukan, kalau peranti ini mulai aus di skubek usia dua tahun pakai,” ujar Basio, salah satu mekanik Matic Shop di Jl. Ciledug Raya, No. 11, Ciledug, Tangerang.

Keausan yang terjadi, terutama pada bagian lubang pin guide. Cara melihatnya pun mudah. Yaitu, terlihat ada coak di tengah lubang pin. Gejala yang diberikan pada keausan ini pun bisa dengan mudah dideteksi. Rpm mesin sulit beranjak naik seperti biasanya.

“Itu karena pin terasa seperti macet di tengah. Jika begitu akan membuat sulit secondary sliding sheave untuk naik,” ujar Dodo, juragan Dodo Racing di kawasan Ciledug, Tangerang.

Ada beberapa perilaku berkendara yang bisa menyebabkan kejadian seperti ini. Salah satunya, karena pemakaian skubek yang tak pernah mencapai rpm tinggi. Artinya, mesin jarang digeber. Akhirnya, pin guide kerap mentok di tengah. Lain halnya jika mesin sering digeber di putaran tinggi. Anehnya, keausan atau coak di tengah lubang justru tidak terjadi.

cvt scooterJika terjadi keausan seperti ini, sudah dipastikan harus ganti part itu. Enaknya, sobat punya beberapa pilihan. Ya, mau pilih versi part standar atau racing.

Jika pilih standar, itu artinya hanya dilengkapi tiga lubang pin guide. Sedang jika pilih komponen racing, setidaknya ada enam lubang pin guide yang bisa dipilih. Misalnya, merek TDR ini.

Itu artinya lagi, ada dua pilihan karakter kebut yang bisa dipilih. Yang pertama jika pilih yang ada lekuk di tengah lubang, maka rpm motor tidak langsung turun drastis. Jadi, ada sedikit putaran mesin yang menggantung di tengah. “Ini cocok buat dapetin tenaga instan ketika sedikit

menurunkan gas dan menyentaknya kembali,” ujar Dodo.

Tapi, jika pilih lubang yang punya bentuk lurus alias mulus, itu artinya rpm bisa naik-turun dengan cepat.
Ya, secepat putaran tangan membuka atau menutup grip gas.

 

PER CVT DAN SECONDARY SEAT SPRING

per CVTBuat yang sudah oprek mesin, boleh deh coba ganti per CVT dengan tipe lebih keras. Soalnya, selain buat mencegah gejala selip, tekanan puli juga makin mantap memutar.

“Tapi, jangan coba-coba pilih per yang keras untuk di motor standar,” ujar Mariasan Kocek, mekanik dan juga pembalap tim JP Racing di Bintaro, Tangerang. Selain bisa mengakibatkan selip, juga bikin bagian mangkuk puli panas.

Akibatnya gemuk alias grease yang ada di dalam mangkuk puli mengering. Partjadi mudah aus deh. Tapi, ada lagi nih pilihan buat yang skubeknya masih standar atau belum bore-up ekstrem.

Biar per lebih cepat membuka dan menutup, bisa pakai komponen yang namanya secondary seat spring (SSS). Misal, merek CLD. Nah, peranti ini punya banyak pelor yang nantinya diletakan di bawah per CVT.

Kelebihannya selain masih bisa pakai per CVT standar, pelor juga mampu menyesuaikan bentuk meski ada gerusan. “Sebenarnya, part ini bisa dipakai untuk motor standar atau balap. Malah ada juga yang pakai untuk freestyle. Jadi, tak terbatas untuk skubek standar,” ungkap Dodo.

KOPLING GANDA RACING

kopling gandaAda satu lagi! Masih di sekitar bagian rumah CVT, terutama kopling. Yaitu, kopling otomatis atawa ganda. Buat skubek tenaga ekstrem, peranti peredam sekaligus penyalur tenaga ini kudu diperhitungkan.

Tenaga makin besar, artinya butuh kampas yang lebih mumpuni biar nggak gampang selip. Banyak part racing beredar di pasaran. Salah satunya, merek Kitaco ini. Selain punya material kampas bagus, juga bermodel canggih.

Komponen yang punya nama clucth carieer assy ini, dilengkapi lubang di pelat kopling. Lubang itu juga berfungsi sebagai setelan. Artinya, jika lubang dibiarkan kosong, maka per kopling jadi lebih enteng membuka.

Ini cocok buat sobat yang mengandalkan putaran mesin bawah-menengah. Begitu juga sebaliknya, jika lubang diisi baut berwarna kuning sebagai penutup lubang.
Ketika pasang, lebih cocok buat kejar putaran menengah hingga atas. Selain dilengkapi lubang tadi, part ini juga memiliki setelan per kopling.
Maksute, per bisa diadjust.

 

{mosgoogle center}

Share this post

Copyright 2004-2012 maticholic.com

Top Desktop version