Portal Komunitas Motor Matic Indonesia :: www.maticholic.com

Switch to desktop Register Login

Local Lowrider Concept

<

Share this post

ogre AXCoba tebak kenapa Honda Vario garapan AX Matic ini pilih konsep sarang tawon dan laba-laba? Pasti binung, kan? “Itu tema airbrush grafisnya,” buka Yoga Yudana Griya alias Ogre, modifikator dari Jl. Buah Batu, No. 117, Bandung itu.

Tambah binung lagi, di airbrush grafis kok ada sarang tawon dan laba-laba. “Iya, lihat aja gambar binatang di sela grafis itu,” tunjuk modifikator yang punya rambut macam bule ini

.

Makin binung lagi, binatang yang digambarkan nggak jelas. Binatang apa ya? “Yang jelas kalau diam laba-laba, jika sedang terbang jadi nyamuk dan kalau jalan semut,” celoteh Ogre sambil cekikikan mengomentari coretan JJ Airbrush, Jakarta itu. Hik…hik…hik…

adaptor lowrider Memang seperti nggak nyambung antara tema airbrush dan konsep modifikasi sebenarnya. Tema airbrush Buble bee Vs Spiderweb (sarang tawon Vs sarang laba-laba). Sementara konsep modifikasi yang diusung low rider. Jadi, memang gak ada hubungan apa-apa alias kebetulan.

Konsep low riderditempuh lewat memanjangkan sumbu roda. Caranya, posisi mesin dan unit CVT dimundurkan. Untuk itu Ogre harus bikin adaptor sepanjang 23 cm. “Tapi, wheelbase hanya bertambah 15 cm,” jelas builder yang sudah banyak mengerjakan motor model begini.

Adaptor buatan Ogre didesain enak dilihat. Meski posisinya di kolong namun dapat perhatian khusus. Bukan hanya dibikin berlubang dan beralur, tapi dicat oranye mengikuti grafis bodi. Katanya sih dibuat dari pelat yang ditekuk dan dilipat.

Masih mengejar tampang low rider, kaki-kaki ikut dibuat gendut lewat pemasangan pelek superlebar. Belakang bikin sendiri tapi bukan pakai pelek Honda Genio yang hanya 4 inci. Ogre coba mencari jalan lain. Tapi, agah memakai pelek mobil juga lantaran pentilnya di samping.

Mempertahankan pentil di tengah, cara paling aman dan gampang bikin sendiri dari pelat besi. Namun tebalnya Ogre lupa. “Menggunakan teknik kenteng dan ketok dibikin membulat layaknya pelek motor biasa,” jelas brother suka bertopi ini.

Enaknya menggunakan bahan pelat bisa bikin pelek lebih lebar. Bisa sampai 5 inci walau pemasangan susah. “Guna mengakalinya harus diganjal adaptor di sebelah kiri, biar enggak mentok CVT,” jelas bocah yang memilih pelek depan asli dari pelek belakang Vario. Hanya jari-jarinya dibikin rapat.

SETANG MIO BARU
KLIK - DetailOgre boleh berbangga hati. Katanya setang yang diterapkan di Vario ini asli variasi untuk Yamaha Mio. Model terbaru buatan SRK Racing. “Lebih kuat lantaran memiliki dua kleman,” jelas Ogre.

Sebagai pemanis, dipasang spion variasi seperti untuk Harley-Davidson. Untuk memancarkan aroma skuter aerodinamis visor atau windshield mungil milik Honda Tiger Revo turut diaplikasi. Ini yang bikin area depan jadi lebih sangar.

 

DATA MODIFIKASI
Ban depan Deli Tire 120/70x14
Ban belakang Deli Tire 140/70x14
Cakram depan Variasi Airblade
Sok belakang RRGS
Knalpot XGP Big
Handel rem Kitaco

 

{mosgoogle center}

Share this post

Copyright 2004-2012 maticholic.com

Top Desktop version